Assalamu'alaikum Wr. Wb.
kali ini Juni Andianto ( MR_LOMPONG ) akan memberikan materi PAI untuk kelas XI SMK
yaitu bab 1 Semester 1.
okeh silahkan membaca ya...
Berkompetisi dalam kebaikan
Muqaddimah
Allah SWT telah menciptakan manusia bersuku-suku, berbangsa-bangsa untuk saling kenal mengenal. Allah SWT juga telah menurunkan kepada ummat manusia setiap masa seorang Rasul dengan membawa syari’atnya masing-masing. Kita tahu ada ummat Yahudi, Nasrani, Majusi, dan Islam, serta ummat yang lain. Setiap ummat pemeluk agama ( Kabilah ) mempunya kiblat sendiri, Orang Yahudi mempunyia Kiblat sendiri yang mereka menghadap kepadanya. Orang Nasrani juga mempunyai kiblat sendiri yang mereka menghadap kepadanya. Allah memberi petunjuk kepada Ummat muhammad kepada Kiblat yang di ridhoi Allah SWT yaitu Ka’bah.
Ummat Islam di perintah oleh Allah SWT untuk berlomba-lomba dengan ummat yang lain dalam berbuat kebaikan, semua perbuatan akan mendapatkan penilaian dari Allah SWT, amal siapakah yang dinilai baik oleh Allah SWT? Jawabannya tentu harus di kembalikan kepada Allah SWT.
Berikut ini adalah beberapa ayat Al-Qur’an yang memerintahkan kepada kita Ummat Islam untuk berlomba-lomba dengan ummat yang lain dalam berbuat kebaikan. Diantaranya Surah al-Baqarah ayat 148 dan surah fathir ayat 32 :
A. QS.Al-Baqarah ayat [2] :148
وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ أَيْنَمَا تَكُونُوا يَأْتِ بِكُمُ اللَّهُ جَمِيعًا إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (١٤٨)
Artinya: dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Qs.Al-Baqarah [2] : 148)
1
وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ
Idghom bighunnah
Suara tanwin di tekan dan di tahan kira-kira 2 harakat
2
وِجْهَةٌ هُوَ
Izhar
Suara tanwin di baca jelas
3
مُوَلِّيْهَا
Mad Thobi’i
Jika terdapat huruf berharakat kasrah bertemu dengan ya mati (sukun) maka huruf yang berharakat kasrah di baca panjang
4
الْخَيْرَاتِ
Idhar Qamariyah
Dan Mad thobi’i
Jikaterdapat alif dan lam (ال) bertemu dengan huruf-huruf Qamariyah maka alif dan lam di baca jelas
Jika terdapat huruf berharakat fathah bertemu dengan alif, maka di baca panjang 2 harakat
5
إِنَّ
Ghunnah
Jika terdapat nun dan mim tasydid maka cara membacanya di tekan dan di tahan
6
اَللهُ
Mufakhkham (tebal)
Allahu (lafal Jalalah)
Kandungan Pada surat Al Baqarah ayat 148 ini menjelaskan bahwa stiap umat harus menggunakan akal dan segenap kemampuan yang dimiliki utuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan ketaatan kepada Allah swt. Selain itu, Allah swt juga menganjurkan umat islam agar tidak malas dalam meraih suatu kebaikan, baik yang diperuntukkan untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain. Sebesar apapun kebaikan yang manusia lakukan, meskipun hanya sebesar zarrah pun, di` akhirat nanti pasti akan mendapat balasan dari allah swt. Allah swt juga menegaskan bahwa setiap manusia akan di kumpulkan pada hari kiamat.Pada hari itu, mereka akan di hisab dan menerima balasan atas apa yang mereka kerjakan selama di dunia. Pada ssaat itulah akan diketahui dengan jelas siapa manusia yang paling banyak amal kebaikannya.
Kandungan pada surat Al-baqarah ayat 248 ini juga menjelaskan tentang setiap umat,kaum dan bangsa mempunyai kiblat sendiri-sendiri. Kata kiblat dapat diartikan sebagai syariat,agama, dan peraturan-peraturan hidup yang di jalani oleh masing-masing golongan umat manusia. Selain itu, kiblat juga dapat diartikan dengan arah yang dituju oleh umat islam dalam melaksanakan ibadah salat. Pada mulanya rasulullah saw dan umat islam diperintahkan oleh Allah swt untuk berkiblat ke baitul Maqdis di Yerusalem. Lalu turunlah perintah Allah swt dalam surat Al-Baqarah ayat 144 yang menjelaskan tentang mengubah arah kiblat salat ke Ka’bah. Para ulama fikih pun bersepakat bahwa umat islam wajib berkiblat ke Ka’bah yang berada di makkah pada saat salat, kecuali dalam beberapa kondisi tertentu, seperti dalam perjalanan,sakit, atau keadaan bahaya.
Terjemahan Q.S. Faatir, 35 : 32 adalah :
Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih diantara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri; ada yang pertengahan; dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan *) dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.
Penerapan Ilmu Tajwid
مِنْ عِبَادِنَا
Izhar
Nun Mati bertemu huruf khalqi, cara membacanya suara nun mati di baca jelas
ظَالِمٌ لِنَفْسِهِ
Idgham
bilaghunna
Terdapat tanwin bertemu dengan huruf idgham bilaghunnah, cara membacanya suara tanwin di tekan, di masukkan ke huruf lam dan ditahan 2 harakat
وَمِنْهُمْ مُقْتَصِدٌ
Idgham
Mutamassilain
Terdapat mim mati bertemu dengan mim (huruf yang sama)cara membacanya suara mim mati di masukkan ke huruf mim di tahan 2 harakat
وَمِنْهُمْ سَابِقٌ
Izhar Syafawi
Terdapat huruf mim mati bertemu dengan huruf selain mim, dan ba, maka cara membaca suara mim mati di baca jelas dan bibir terkatup
مُقْتَصِدٌ
Qalqalah
Jika terdapat huruf Ba’, Jim, Dal, Tho’ dan Qof mati (sukun) maka cara membacanya di sukunkan dan seakan akan berbalik (setengah hidup)
Kandungan
a. Surat F-a.tir merupakan surat yang ke-35 dalam Alquran dan terdiri dari 45 ayat. Surat F-a.tir termasuk ke dalam golongan surat Makkiah karena diturunkan di kota Makkah. Surat tersebut diturunkan sesudah surat Al Furq-an.
b. Allah SWT mewariskan Kitab suci Al Qur’an kepada hamba-hambanya yang terpilih yaitu umat Islam.
c. Sikap umat Islam terbagi menjadi tiga golongan, yaitu 1). golongan yang mengamalkan agamanya, tetapi juga masih lebih banyak berbuat kejahatan/buruk; 2) golongan yang dalam pertengahan yaitu amal kebajikannya berbanding dengan amal keburukannya; 3) golongan selalu berbuat kebajikan sehiangga dalam beramal selalu mendahulukan kebajikan dan menghindarkan berbuat jahat/dosa.
d. Golongan umat Islam yang senantiasa dapat beramal baik yang lebih banyak, mereka itulah yang mendapatkan karunia besar dari Allah SWT.
Penjelasan
Qu’an surat Faatir terdiri atas 45 ayat, termasuk golongan surat-surat Makiyah, diturunkan sesudah surat Al Furqan. Kata Faatir berarti “ pencipta “ ada hubungannya dengan perkataan “ Faatir “ yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Pada ayat tersebut bahwa Allah adalah Pencipta langit dan bumi. Pencipta malaikat-malaikat, Pencipta semesta alam yang semuanya itu adalah bukti atas kekuasaan dan kebesaran-Nya.
Maksud kelompok dholimun linafsihi atau kelompok yang menganiaya diri itu adalah kelompok yang mengaku beragama Islam tetapi lebih banyak melakukan perbuatan kejahatan dan dosa dari pada kebaikannya. Kelompok ini adalah termasuk golongan yang merugi, nanti di akherat akan ditempatkan di neraka dan akan memperoleh siksa karena perbuatan dosanya. Namun setelah mereka disiksa sesuai dengan kesalahan dan dosanya, mereka akan mendapatkan ampunan dari Allah karena keimanannya sehingga dikeluarkan dari api neraka. Hal ini berdasarkan hadis Rosulullah yang artinya :” akan keluar dari neraka siapa saja yang mengucapkan LAAILAAHA ILLALLAH, sedangkan dalam hatinya (hanya) ada kebaikan sebesar debu” (H.R. Buchori – Muslim, dan Tirmidzi)
Maksud kelompok muqtashid yakni, kelompok yang ada dipertengahan adalah kelompok umat Islam yang perbuatan baiknya sebanding dengan perbuatan jahatnya. Kelompok ini akan ditempatkan di A’raf yaitu tempat antara surga dan neraka. Kemudian beberapa waktu yang telah ditetapkan Allah golongan ini lalu dimasukkan ke dalam surga.
sekian dari saya semoga bermanfaat..
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
kali ini Juni Andianto ( MR_LOMPONG ) akan memberikan materi PAI untuk kelas XI SMK
yaitu bab 1 Semester 1.
okeh silahkan membaca ya...
Berkompetisi dalam kebaikan
Muqaddimah
Allah SWT telah menciptakan manusia bersuku-suku, berbangsa-bangsa untuk saling kenal mengenal. Allah SWT juga telah menurunkan kepada ummat manusia setiap masa seorang Rasul dengan membawa syari’atnya masing-masing. Kita tahu ada ummat Yahudi, Nasrani, Majusi, dan Islam, serta ummat yang lain. Setiap ummat pemeluk agama ( Kabilah ) mempunya kiblat sendiri, Orang Yahudi mempunyia Kiblat sendiri yang mereka menghadap kepadanya. Orang Nasrani juga mempunyai kiblat sendiri yang mereka menghadap kepadanya. Allah memberi petunjuk kepada Ummat muhammad kepada Kiblat yang di ridhoi Allah SWT yaitu Ka’bah.
Ummat Islam di perintah oleh Allah SWT untuk berlomba-lomba dengan ummat yang lain dalam berbuat kebaikan, semua perbuatan akan mendapatkan penilaian dari Allah SWT, amal siapakah yang dinilai baik oleh Allah SWT? Jawabannya tentu harus di kembalikan kepada Allah SWT.
Berikut ini adalah beberapa ayat Al-Qur’an yang memerintahkan kepada kita Ummat Islam untuk berlomba-lomba dengan ummat yang lain dalam berbuat kebaikan. Diantaranya Surah al-Baqarah ayat 148 dan surah fathir ayat 32 :
A. QS.Al-Baqarah ayat [2] :148
- Bacalah ayat berikut ini dengan tartil dan fasih,pahamilah maknanya dengan sebaik-baiknya
وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ أَيْنَمَا تَكُونُوا يَأْتِ بِكُمُ اللَّهُ جَمِيعًا إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (١٤٨)
Artinya: dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Qs.Al-Baqarah [2] : 148)
1
وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ
Idghom bighunnah
Suara tanwin di tekan dan di tahan kira-kira 2 harakat
2
وِجْهَةٌ هُوَ
Izhar
Suara tanwin di baca jelas
3
مُوَلِّيْهَا
Mad Thobi’i
Jika terdapat huruf berharakat kasrah bertemu dengan ya mati (sukun) maka huruf yang berharakat kasrah di baca panjang
4
الْخَيْرَاتِ
Idhar Qamariyah
Dan Mad thobi’i
Jikaterdapat alif dan lam (ال) bertemu dengan huruf-huruf Qamariyah maka alif dan lam di baca jelas
Jika terdapat huruf berharakat fathah bertemu dengan alif, maka di baca panjang 2 harakat
5
إِنَّ
Ghunnah
Jika terdapat nun dan mim tasydid maka cara membacanya di tekan dan di tahan
6
اَللهُ
Mufakhkham (tebal)
Allahu (lafal Jalalah)
- Kandungan dan penjelasan ayat
Kandungan Pada surat Al Baqarah ayat 148 ini menjelaskan bahwa stiap umat harus menggunakan akal dan segenap kemampuan yang dimiliki utuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan ketaatan kepada Allah swt. Selain itu, Allah swt juga menganjurkan umat islam agar tidak malas dalam meraih suatu kebaikan, baik yang diperuntukkan untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain. Sebesar apapun kebaikan yang manusia lakukan, meskipun hanya sebesar zarrah pun, di` akhirat nanti pasti akan mendapat balasan dari allah swt. Allah swt juga menegaskan bahwa setiap manusia akan di kumpulkan pada hari kiamat.Pada hari itu, mereka akan di hisab dan menerima balasan atas apa yang mereka kerjakan selama di dunia. Pada ssaat itulah akan diketahui dengan jelas siapa manusia yang paling banyak amal kebaikannya.
Kandungan pada surat Al-baqarah ayat 248 ini juga menjelaskan tentang setiap umat,kaum dan bangsa mempunyai kiblat sendiri-sendiri. Kata kiblat dapat diartikan sebagai syariat,agama, dan peraturan-peraturan hidup yang di jalani oleh masing-masing golongan umat manusia. Selain itu, kiblat juga dapat diartikan dengan arah yang dituju oleh umat islam dalam melaksanakan ibadah salat. Pada mulanya rasulullah saw dan umat islam diperintahkan oleh Allah swt untuk berkiblat ke baitul Maqdis di Yerusalem. Lalu turunlah perintah Allah swt dalam surat Al-Baqarah ayat 144 yang menjelaskan tentang mengubah arah kiblat salat ke Ka’bah. Para ulama fikih pun bersepakat bahwa umat islam wajib berkiblat ke Ka’bah yang berada di makkah pada saat salat, kecuali dalam beberapa kondisi tertentu, seperti dalam perjalanan,sakit, atau keadaan bahaya.
- Sikap dan perilaku yang mencerminkan surat al-Baqarah ayat 148
Terjemahan Q.S. Faatir, 35 : 32 adalah :
Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih diantara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri; ada yang pertengahan; dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan *) dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.
Penerapan Ilmu Tajwid
مِنْ عِبَادِنَا
Izhar
Nun Mati bertemu huruf khalqi, cara membacanya suara nun mati di baca jelas
ظَالِمٌ لِنَفْسِهِ
Idgham
bilaghunna
Terdapat tanwin bertemu dengan huruf idgham bilaghunnah, cara membacanya suara tanwin di tekan, di masukkan ke huruf lam dan ditahan 2 harakat
وَمِنْهُمْ مُقْتَصِدٌ
Idgham
Mutamassilain
Terdapat mim mati bertemu dengan mim (huruf yang sama)cara membacanya suara mim mati di masukkan ke huruf mim di tahan 2 harakat
وَمِنْهُمْ سَابِقٌ
Izhar Syafawi
Terdapat huruf mim mati bertemu dengan huruf selain mim, dan ba, maka cara membaca suara mim mati di baca jelas dan bibir terkatup
مُقْتَصِدٌ
Qalqalah
Jika terdapat huruf Ba’, Jim, Dal, Tho’ dan Qof mati (sukun) maka cara membacanya di sukunkan dan seakan akan berbalik (setengah hidup)
Kandungan
a. Surat F-a.tir merupakan surat yang ke-35 dalam Alquran dan terdiri dari 45 ayat. Surat F-a.tir termasuk ke dalam golongan surat Makkiah karena diturunkan di kota Makkah. Surat tersebut diturunkan sesudah surat Al Furq-an.
b. Allah SWT mewariskan Kitab suci Al Qur’an kepada hamba-hambanya yang terpilih yaitu umat Islam.
c. Sikap umat Islam terbagi menjadi tiga golongan, yaitu 1). golongan yang mengamalkan agamanya, tetapi juga masih lebih banyak berbuat kejahatan/buruk; 2) golongan yang dalam pertengahan yaitu amal kebajikannya berbanding dengan amal keburukannya; 3) golongan selalu berbuat kebajikan sehiangga dalam beramal selalu mendahulukan kebajikan dan menghindarkan berbuat jahat/dosa.
d. Golongan umat Islam yang senantiasa dapat beramal baik yang lebih banyak, mereka itulah yang mendapatkan karunia besar dari Allah SWT.
Penjelasan
Qu’an surat Faatir terdiri atas 45 ayat, termasuk golongan surat-surat Makiyah, diturunkan sesudah surat Al Furqan. Kata Faatir berarti “ pencipta “ ada hubungannya dengan perkataan “ Faatir “ yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Pada ayat tersebut bahwa Allah adalah Pencipta langit dan bumi. Pencipta malaikat-malaikat, Pencipta semesta alam yang semuanya itu adalah bukti atas kekuasaan dan kebesaran-Nya.
Maksud kelompok dholimun linafsihi atau kelompok yang menganiaya diri itu adalah kelompok yang mengaku beragama Islam tetapi lebih banyak melakukan perbuatan kejahatan dan dosa dari pada kebaikannya. Kelompok ini adalah termasuk golongan yang merugi, nanti di akherat akan ditempatkan di neraka dan akan memperoleh siksa karena perbuatan dosanya. Namun setelah mereka disiksa sesuai dengan kesalahan dan dosanya, mereka akan mendapatkan ampunan dari Allah karena keimanannya sehingga dikeluarkan dari api neraka. Hal ini berdasarkan hadis Rosulullah yang artinya :” akan keluar dari neraka siapa saja yang mengucapkan LAAILAAHA ILLALLAH, sedangkan dalam hatinya (hanya) ada kebaikan sebesar debu” (H.R. Buchori – Muslim, dan Tirmidzi)
Maksud kelompok muqtashid yakni, kelompok yang ada dipertengahan adalah kelompok umat Islam yang perbuatan baiknya sebanding dengan perbuatan jahatnya. Kelompok ini akan ditempatkan di A’raf yaitu tempat antara surga dan neraka. Kemudian beberapa waktu yang telah ditetapkan Allah golongan ini lalu dimasukkan ke dalam surga.
sekian dari saya semoga bermanfaat..
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.